*tulisan ini diketik ditemani dengan secangkir cappucino, alunan lagu favorit (rada ngerock) dan tetesan air mata*


layaknya seorang abege atau mungkin anak kecil

yang senang berbagi cerita dengan temannya..

cerita tentang semua hal yang mungkin tak pantas

dan tak penting diceritakan pada orang lain..

Akhir-akhir  ini..

sejak Ramadhan itu..

saya menjadi seorang abege sensitif ^_^

mungkin bisa dikatakan labil (okok).


setiap apapun yang terjadi pada diri saya

saya selalu mencoba dapat berkomunikasi dengannya

dan selalu curhat padanya :”>

curhat….

curhat…

dan curhat…

tanpa ku sadari..

semua yang ku ceritakan padanya, selalu ia dengar..

dan direspon dengan cepat..


“Ya Allah…

Begitu besar rasa sayangMu padaku

Namun ku tak pernah menyadari

Bahkan berterimakasih padaMu.


Ya Allah..

Maafkanlah hambamu ini..

yang selalu meminta dan memohon ampun.

yang selalu lupa untuk berterima kasih

dan selalu lambat merespon panggilanMu.”


Terimakasih.. Ya Allah

Kau masih sayang padaku.. ^_^

*gambar dari http://bukabukaan.wordpress.com/2008/10/28/gw-sayang-lu/#comment-180*