Ambruknya Billboard di Ciputat, Tangerang.

Selepas acara arisan keluarga atau lebih tepatnya acara kumpul keluarga di kediaman kakak sepupu saya, Sukamulya, Sarua, Ciputat.

Rintik hujan, angin kencang dan awan yang menghitam memaksa kami untuk segera pulang. 🙂  Tanpa menunggu hujan turun dengan derasnya (walau kami naik mobil) serta ritual bungkus membungkus cemilan yang kalah saingan dengan makanan utama (heuheuheu) akhirnya kami masuk mobil dan langsung menuju ke arah lebak bulus-pondok indah untuk mengantar bude (sebutan untuk kakak perempuan dari ayah/ibu) ke rumahnya di radio dalam. 😀

(klo ciputat-lebak bulus-pondok indah-radio dalam naik bis 102 warna kuning ya).

Perjalanan menuju jalan radio dalam yang diperkirakan berdurasi 40 menit,sehingga kami dapat menunaikan shalat ashar (mendekati) tepat waktu, ternyata meleset dengan suksesnya.:D

Hujan deras plus angin kencang ternyata menyebabkan beberapa pohon tumbang dekat perumahan Dosen UI dan dua papan reklame raksasa disepanjang jalan Ciputat ambruk. Akibatnya 4 (empat) mobil yang melintas rusak dan separuh jalan menjadi tidak berfungsi.

Salah satu dari papan reklame raksasa (billboard) pasar grosir  yang ambruk menimpa mobil Kuda, mikrolet D 01 dan bis Koantas Bima 102. Entah apa yang dapat saia lakukan saat itu, hanya dapat menatap dari jauh. *merinding euy*. Beberapa meter tak jauh dari jatuhnya papan reklame makro, mobil alpard hitam yang katanya mahal itu pun rusak tertimpa papan reklame yang lain. Tak terbayangkan papan reklame sebesar itu yang dikira kokoh ternyata dapat roboh dengan mudahnya dan menghantam beberapa kendaraan yang melintas.

Berikut ini beberapa foto ambruknya billboard tersebut

(klo foto yang diatas ini diambil dari detik.com)

Setelah melintasi plus jeprat jepret *duh bahasanya* kecelakaaan tersebut,,

“Ada korban ga ya?”

“kok bisa ambruk? anginnya kencang banget ya?”

“siapa sih yang punya billboard?”

“itu dari apa sih billboardnya bisa ambruk gitu?”

Berrmacam-macam pertanyaan yang dijawab dengan pertanyaan pun terlontar dari mulut kami.

Entah ada berapa dan siapa korban yang meninggal dan yang luka-luka

Entah siapa yang akan bertanggungjawab atas semua insiden tersebut.

Entah apa yang menyebabkan papan reklame itu ambruk.

Entah apa respon dari pemilik dan pemberi izin reklame tersebut..

Entah.. Entah… (kya lagunya iwan fals)

*gambar diambil dari sini

Advertisements

18 thoughts on “Ambruknya Billboard di Ciputat, Tangerang.

  1. Pingback: 180 Derajat « Ini Bener Blog-nya Ihsan Kusasi?

  2. wagh.. medeni bin ngeri ya ani,.. untung saja tidak menimpa ani sekeluarga, ada untungnya *klo kata orang jawa* ditunggu tulisan tulisan berikutnya,. link web saya di blogroll ya :D, blog ini juga tak blogroll jazakillah

  3. sebaiknya pihak terkait menjadikan peristiwa tersebut diatas yang sebenarnya sangat tidak kita inginkan terjadi, sebagai bahan kajian kedepannya, dimana kontruksi yang membangun hal yang seperti itu harus diperhatikan, aplagi belakangan ini cuaca di bumi berubahnya sangat cepat . lalu, pihak pemberi izin atau dinas yang berkaitan dengan tata kota, jangan seenaknya ngasih izin, harus dilihat dari berbagai aspeks.

    semoga jikalau ada korban diterima disisi-Nya. sudah saatnya jangan saling menyalahkan, butuh sebuah kesadaran, dan hanya mereka yang bermental baiklah yang akan cepat sadar, bukan masalah tinggi rendahnya pendidikan *lho ndak nyambung* hheheh

    salam kenal 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s