Halusinasi – SHUTTER ISLAND

Huffft,, Siapa yang telah menonton film Shutter Island?

Film karya Martin Scorsese yang dibintangi oleh Leonardo DiCaprio ini ternyata telah menipu dan membuat saya bergeming untuk mengambil cemilan *halah*.

Berawal dari niat dadakan kami (de’ winda, de’ rara, dan saia) untuk melepas penat dengan menonton bareng di 21cineplex terdekat.. dan terpilihlah film dengan aktor film Titanic yang ternyata sudah tua ini hehehe… *ya iyalah..secara film titanic film tahun kapan?*. Sebelumnya kami pikir film ini akan diwarnai dengan aksi-aksi laga yang menegangkan. *maklum jarang nonton film bioskop, jadi ndak tau resensi film ini sebelumnya*. Ternyata film yang berdurasi 138 menit dan diangkat dari novel karangan Dennis Lehane ini cukup membuat saia tak berkedip dan memutar otak.

Dengan setting masa perang dingin tahun 1954, film ini menceritakan seorang anggota federal U.S Marshall bernama Teddy Daniels (Leonardo DiCaprio) dan partner kerja barunya Chuck Aule (Mark Ruffalo) yang sedang ditugaskan untuk berkunjung ke sebuah pulau terpencil untuk menyelidiki tentang misteri hilangnya seorang pasien berbahaya di sebuah rumah sakit khusus para kriminal di sebuah lokasi terpencil di Pulau Shutter.

Bukanlah suatu hal yang mudah untuk mengorek semua informasi. Para penghuni rumah sakit terlihat bungkam dan enggan diajak bicara terbuka. Terlebih ketika ia menyebut salah satu nama. Teddy berusaha menekan, namun sial orang-orang yang ditanyainya memilih menutup mulut seribu bahasa. Ada ketakutan dan kecemasan bila mereka berani memberikan informasi kepada Teddy.

Sampai tiba-tiba Teddy selalu mendapatkan halusinasi dan mimpi aneh setiap hari.  Bayang-bayang kematian istrinya (Michelle Williams) terus menghantuinya tanpa cela. Teddy seperti berada dalam sebuah mimpi. Sangat tipis bahkan nyaris sulit untuk dibedakan. Dalam mimpinya, sang istri selalu mengatakan bahwa pembunuhnya, ada di rumah sakit itu. Lantas, apa Teddy dapat menemukan jawaban apa yang ia cari?  Sebenarnya apa yang terjadi disana? Apakah Teddy tidak akan bisa keluar dari pulau tersebut? hayoooo…nontoon..

Saran saya, kalau tidak suka dengan film beralur lambat, membingungkan serta memaksa untuk berfikir keras selama menonton, sebaiknya lewatkan saja film ini.  Karena saya jamin, pasti bosan dan akan keluar bioskop sebelum film usai *heuheuheu*.Film Shutter Island memang sulit dicerna bagi semua orang, tidak semua dapat menikmati tipe film seperti ini.

Bahkan saya rasanya ingin menonton sekali lagi agar semakin mengerti. Biasanya dalam film model twisting seperti ini, puzzle  yang tidak terpecahkan pada saat awal menonton akan mudah terpecahkan pada kali kedua. 😀

Kalau udah nonton komen ya.. 😛

Shutter Island ada di :

1. Shutter Island, atau trailernya di youtube

2. Review – Shutter Island oleh Gabby.Hakim

3. Shutter Island, Mencari Pasien Sakit Jiwa yang Hilang oleh Sumut Pos

4. Shutter Island, Bayang-Bayang Ilusi oleh bicarafilm.com

Advertisements

6 thoughts on “Halusinasi – SHUTTER ISLAND

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s